Selasa siang di akhir Maret 2018 saya merapat ke Jl Pahlawan No 1, Kota Sidoarjo Jawa Timur. Saya ingin bertemu dengan sahabat JUARA yang selama ini hanya berkomunikasi dengannya melalui Group Whatsapp, nama panggilannya Cak To pemilik Bakso Kuto Cak To yang dikenal dengan produk perpaduan bakso Solo dengan Bakwan Malang.

Tepat jam 11.30 kami merapat di outlet beliau yang sudah berdiri sejak 14 tahun yang lalu. Sejak remaja sampai sekarang beliau adalah seorang pengusaha kuliner yang tangguh dan pantang menyerah. Sudah banyak lika liku perjalanan usaha maupun hidup yang beliau lalui. Dan Panglima JUARA ingin silaturahmi secara langsung dengan beliau untuk menimba ilmu dan sekaligus mendengarkan pengalaman beliau selama menjalankan usaha kuliner bakso yang sempat berkembang di seluruh Indonesia.

Dengan senyum hangatnya beliau menyambut kami, Panglima JUARA, alhamdulillah sudah sampai Bakso Kuto, terimakasih mampir ke Sidoarjo. Senang aku ketemu sama sampean yang selama ini saya sering baca Kisah Panglima JUARA di group Whats App Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (APKULINDO). Pelukan hangat beliau terasa sekali sosok pribadi yang penuh dengan semangat dan suka bersilaturahmi.

Berikut saya kisahkan 3 sharing beliau yang kemarin disampaikan selama kurang lebih kami diskusi hangat hampir selama 5 jam.

1. *SUPERMAN aja Berjamaah*.
Ingat film Justice League kan, nah manusia super sekelas Superman aja berjamaah dengan temen temennya seperti Batman, Flash, Wonder Woman untuk bisa menjadi JUARA. Belajar dari pengalaman saya tahun 2008 sampai 2012 yang sempat memiliki outlet hampir 40 an di seluruh Indonesia dan kemudian saya tutup.Salah satunya karena saya mengerjakannya berdua dengan istri saya tanpa memiliki team management yang kuat.Akhirnya bertumbangan satu satu dan kami memutuskan untuk Grand Closing outlet outlet yang tidak produktif. *You cannot save the worlds alone*.

2. *Jaga Kualitas Bahan Baku sampai Produk dan Layanan*.
Untuk mendapatkan produk bakso yang enak dan seger seperti bakso Kuto Cak To, kita menggunakan bahan baku yang terbaik.Bahkan untuk air masak saja saya datangkan langsung dari Prigen Pasuruan dengan TDS diatas 5000. Tanpa bahan baku yang baik tidak mungkin kita bisa mendapatkan produk yang baik dan terjaga kualitasnya. Setelah memiliki produk yang berkualitas kita harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan yang datang.Berilah mereka selalu senyuman terbaik dari kita, termasuk para karyawan yang menjadi garda paling depan pelayanan.

3. *Jaga Kesehatan, Pola Makan dan Olahraga*.
Menua itu pasti, tetapi sehat adalah pilihan. Sebagai pengusaha kuliner yang selalu berkecimpung dengan dunia makanan, sering kita lupa diri sampai malam malam bekerja.Makan tak teratur dan tidak pernah olahraga. Janganlah kebiasaan buruk itu di teruskan, sehingga kita akan jatuh sakit di usia muda. Jagalah selalu kesehatan kamu dengan Makan Teratur, Seimbang menjalani Hidup dan Olahraga selalu agar jangan seperti saya yang sekarang memulihkan diri setelah sakit stroke 3 bulan lalu. Untunglag Allah masih memberikan kesempatan kedua buat saya untuk sehat lagi dan saya tidak akan menyia nyiakannya agar semakin bisa menjadi umatnya yang paling bermanfaat buat orang lain.

Sesiangan kemarin diisi dengan canda tawa khas suroboyoan, mengusik masa lalu saya ketika saya kuliah di kampus perjuangan ITS Surabaya.Dan bener bener Panglima JUARA mendapatkan ilmu praktis dan sekaligus pengalaman usaha beliau yang sangat berwarna yang semakin menguatkan tentang 3 Pilar JUARA yang sekarang menjadi corporate value JUARA GROUP sebagai prinsip utama dalam mengembangkan bisnis kulinernya yaitu :
1. Partial Ownership / Berjamaah.
2. Profit Sharing / Bagi Hasil.
3. Community Empowerment / Pemberdayaan Masyarakat.

*SUPERMAN aja Berjamaah, you cannot save the world alone* terutama di bidang kuliner yang sangat kompleks dan penuh tantangan di tengah gempuran kuliner negara lain.

*GANTI SAOSMU DENGAN SAMBEL KOREK*

Mengembalikan culture kuliner Indonesia dalam menikmati ayam goreng dengan ayam GEPREK JUARA.

Salam JUARA
Panglima JUARA