Share this:

Dalam dunia yang serba digital, manusia hidup hampir 8 jam waktunya di depan gadgetnya berkecimpung dengan sosial media, aplikasi komunikasi seperti WA, Telegram maupun main game. Dan tidak jarang kita sering temuin berita berita yang mungkin jauh dari apa yang terjadi secara fakta terjadi yang jaman sekarang disebut HOAX. Nah kita selalu diajarkan untuk menseleksinya dan meyakini bahwa berita itu benar bukan tipu tipu, baru kemudian kita sharing, bahasa sederhanya SARING SEBELUM SHARING.

Tidak jarang kasus kasus berita Hoax telah membawa pembuatnya, bahkan penyebarnya bisa masuk ranah hukum yang akhirnya masuk jeruji besi karena melanggar UU yang sudah disepakati segenap bangsa dan negara.

Ketika sudah masuk jeruji besi, yang ada hanyalah penyesalan belaka dan keluargalah yang akan menanggung resikonya. Jagalah jempol kita, saringlah apa yang akan kita sharing agar tidak menjadi penyesalan dikemudian hari.

Sempat beredar kabar yang kayaknya gak masuk akal, membuat resah warga dan buat sebagian orang di kategorikan HOAX di daerah Rawamangun Pulogadung Jakarta Timur. Tetapi untungnya masih banyak yang mempraktekan teori diatas.. SARING SEBELUM SHARING. Kabar yang mendekati hoax itu beredar hampir merata di seluruh pelosok pulogadung yang membuat penasaran sebagian besar orang untuk membuktikannya apakah itu hoax ataukah itu kenyataan.

Masyarakat Pulogadung Jakarta Timur ternyata sudah memiliki kedewasaan dalam menyikapi berita hoax yang sempat beredar hampir 1 minggu di sosial media maupun di percakapan ibu ibu arisan, pengajian maupun rapat rapat sosial yang ada di warga. Sudah hampir 3 hari ini warga sekitar mendatangi pusatnya berita untuk mendapatkan kebenaran akan berita yang gak mungkin..mustahil..mana mungkin..

Tetapi setelah warga membuktikannya sendiri dengan datang ke lokasi berita hoax itu terjadi yaitu di Jl Alu Alu No 23 Rawamangun. Barulah warga menyadari bahwa itu bukan berita hoax, tetapi kenyataan. Awal mulanya warga tidak percaya ada rumah makan di kawasan rawamangun menjual menu prasmanan makan minum sepuasnya Rp 10.000 sudah mendapatkan Nasi, ayam geprek, es teh tawar, sambel ,lalapan. Bahkan nasi putih dan es teh tawarnya boleh ambil sendiri sepuasnya.

100% warga pulogadung yang mendatangi ayam GEPREK JUARA Rawamangun menyatakan kalau berita itu adalah bener adanya bukan tipu tipu bukan hoax, akhirnya mereka berani men sharing kabar berita makan minum sepuasnya di ayam geprek juara cukup dengan bayar 10.000. Luar biasa warga jakarta timur yang selalu mensaring berita baru kemudian mensharingnya… yuk biasakan kita lakukan kayak warga jakarta timur agar terhindar dari meneruskan kabar yang tidak benar…hoax yang bisa berakibat masuk penjara….

Share this: