Share this:

Kota Lhokseumawe adalah sebuah kota di provinsi Aceh, Indonesia. Kota ini berada persis di tengah-tengah jalur timur Sumatera. Berada di antara Banda Aceh dan Medan, sehingga kota ini merupakan jalur vital distribusi dan perdagangan di Aceh.

Secara etimologi Lhokseumawe berasal dari kata Lhok dan Seumawe. Dalam Bahasa Aceh, Lhok dapat berarti dalam, teluk, palung laut, dan Seumawe bermaksud air yang berputar-putar atau pusat mata air pada laut sepanjang lepas pantai Banda Sakti dan sekitarnya. Keberadaan kawasan ini tidak lepas dari kemunculan Kerajaan Samudera Pasai sekitar abad ke-13, kemudian kawasan ini menjadi bagian dari kedaulatan Kesultanan Aceh sejak tahun 1524.

Sebelum abad ke-20, negeri ini telah diperintah oleh Uleebalang Kutablang. Tahun 1903, setelah perlawanan pejuang Aceh terhadap penjajah Belanda melemah, Aceh mulai dikuasai dan dijajah Belanda. Lhokseumawe menjadi daerah taklukan dan mulai saat itu status Lhokseumawe menjadi Bestuur Van Lhokseumawedengan Zelf Bestuurder adalah Teuku Abdul Lhokseumawe yang tunduk di bawah Aspiran Controeleur.

Jaman suharto Lhokseumawe telah menjadi Kota Administratif dengan luas wilayah 253,87 km² yang meliputi 101 desa dan 6 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan yaitu: Kecamatan Banda Sakti, Kecamatan Muara Dua, Kecamatan Dewantara, Kecamatan Muara Batu, dan Kecamatan Blang Mangat.

Pagi ini tepat 28 Fb 2019 jam 04.00 saya Panglima JUARA, Manusia 5 Kuadran dalam acara Trip Adventure To Aceh berkesempatan mengunjungi kota perdagangan ini sambil menikmati segelas kopi ditambah 2 butir telur setengah matang.

Kota ini gak jauh beda dengan kota di aceh pada umumnya, hampir sepandang mata selalu ada warung kopi yang penuh dengan pelanggannya. Apakah sudah cocok ayam GEPREK JUARA hadir di kota ini? Gimana menurut temen temen yang berdomisili atau tahu kota ini??

Kopinya luar biasa pait…

Salam JUARA

@Warkop Syarif Delima
Pusong Lama, Banda Sakti, Lhokseumawe City, Aceh

Share this: