Share this:

Kupas Tuntas Syirkah JUARA di Festival Ekonomi Syariah – Batam

By Panglima JUARA

Ketika saya menuliskan kisah ini berada diatas ketinggian 36.000 kaki atau 11.000 meter dengan kecepatan 850km/jam Boeing 737-500 diatas langit kota Jambi yang cerah dalam penerbangan pesawat SJ 032 Jakarta Batam. Ini penerbangan yang ke 12 dalam 30 hari terakhir mulai dari Jakarta, Padang,Surabaya,Balikpapan,Makasar,Medan dan sekarang menuju ke Batam untuk sebuah acara yang diinisiasi oleh Bank Indonesia yang berkolaborasi dengan temen temen TDA Batam dalam acara Festival Ekonomi Syariah di Hotel Radisson Batam tanggal 27 sd 29 Juli 2018.

 

 

Saya diundang oleh temen temen TDA Batam untuk mengisi acara Talkshow Syirkah yang berjudul The Real Bagi Hasil, Bagi Untung, Bagi Rugi, Mungkinkah?. Dalam talksho ini akan dihadiri beberapa narasumber yang jujur saya belum mengenalnya :
1. Bapak M. Mukhlis Mawardi. Pelaku usaha percetakan dan minimarket yang juga ustadz. Sosok yang sangat mampu berdiskusi soal aturan syirkah dan prakteknya.
2. Bapak Deny Zemoxa, pelaku usaha, yang berperan sebagai investor (shohibul maal) untuk beberapa bisnis dan secara bersamaan jadi investee (mudharib) pada bisnis yang lain.

Narasumber ke 3 adalah saya, Agung Prasetyo Utomo, biasa di panggil APU, temen-temen menjuluki Panglima JUARA. Saya kelahiran 1978 Nganjuk Jatim, menyelesaikan pendidikan formalnya sebagai seorang Sarjana Tehnik Mesin ITS Surabaya tahun 2001.

Berkarya sebagai seorang Engineer di sebuah perusahaan multi nasional otomotiv terbesar di Indonesia selama 16 tahun dari 2001 s/d 2016.

Perjalanan karir saya sebagai Global Employee, pernah di tugaskan di Nagoya – Jepang hampir 3 tahun membuat saya penuh ide kreatif, dan terus tumbuh dengan semangat continous improvement.

Sebagai Panglima JUARA saya bertekad untuk menjadikan JUARA GROUP sebagai perusahaan food & beverage kerakyatan yang pertama kali berjejaring nasional berada di seluruh kota kabupaten yang ada, meraih mimpi One City One Outlet dengan brand pertama yaitu ayam GEPREK JUARA.

Untuk mewujudkan mimpi JUARA itu, saya memilih untuk mengembangkan ayam GEPREK JUARA dengan skema syirkah yang Real Bagi Hasil, Bagi Untung, Bagi Rugi.Alhamdulillah sejak kita berdiri dari 12 bulan lalu tepatnya 20 Mei 2017, per hari ini ayam GEPREK JUARA sudah berada di Pulau Sulawesi,Sumatera, NTT,Bali dan tentunya Jabodetabek hampir 35 Outlet yang sudah melayani pelanggannya. Hampir ada sekitar 100an Investor dari berbagai latar belakang sosial ekonomi bahkan bisa dibilang semua pemeluk agama di Indonesia ada di Investor ayam GEPREK JUARA yang mendanai project Syirkah JUARA ini, dengan Pengelola (Mudharib) sekitar 30-an orang dari berbagai latar belakang disipline ilmu.

Tentunya skema Syirkah yang diimplementasikan di JUARA GROUP dengan merek ayam GEPREK JUARA ini penuh dengan tantangan dan hambatan untuk bisa terus berkembang mencapai visi misinya. Dan saya spesial hadir di festival ekonomi syariah di Batam ini untuk berbagi kepada semua peserta yang hadir, jujur, terbuka, apa adanya.
Sangatlah rugi untuk dilewatkan begitu saja acara istimewa yang di helat oleh Bank Indonesia dalam rangka memberikan wawasan yang berbeda melalui acara ini

Salam JUARA….JUARA….JUARA…JUARA….LUAR BIASA!!!

www.ayamgeprekjuara.com @ayamgeprek_juara

Share this: