Share this:

Menurut saya kesulitan dan kemudahan itu definisi pribadi masing masing. Karena adanya definisi Sulit dan Mudah ketika ada sebuah kejadian, kemudian masuk ke otak kita dan di proses oleh otak kita dipengaruhi pengalaman pengalaman sebelumnya, baru keluar kategori MUDAH or SULIT kemudian respond akan keluar SEDIH or BAHAGIA.

Saya pernah dikaruniain seorang anak yang kena sakit hidrosepalus dari lahir di tahun 2010.
Orang di sekitar saya menilainya saya dikasih kesulitan oleh Allah.
Si APU pernah melakukan dosa apa sampai dikasih anak yang cacat dari lahir.
Padahal saya pribadi ama istri gak pernah menganggap anak itu sebagai sebuah kesulitan.
Saya menganggapnya sebagai sebuah rejeki yang hanya dikasih ke orang orang pilihan. Karena hanya sebagian kecil yang dikaruniain hal seperti ini oleh Allah.

Kemudian anak tersebut di usia 2 tahun meninggal dunia.
Lha koq banyak yang doain ..akan menjadi penolong di akherat nanti.

Jadi kira kira betul yang mana? Ketika saya dikarunia anak yang cacat dari lahir..apakah itu kesulitan atau musibah?

Buat saya pribadi ya betulan saya 😀😀 wong ini hidup saya.
Dan kita tidak berhak menilai hidup orang lain.

Sepertinya foto di bawah adalah foto Alm Anak saya waktu di rawat di rumah sakit itu.

_*1 KESULITAN = 2 KEMUDAHAN*_

_*Sejak lahir, burung hantu menderita satu kesulitan yaitu tidak bisa menggerakkan bola matanya*. Karena sebenarnya mata yang dimiliki burung hantu bukan berbentuk bola seperti manusia, *sehingga kedua mata tersebut hanya bisa menatap lurus ke depan*_

_Meski demikian, Allah Maha Bijaksana. Kesulitan tersebut tidak dibiarkan begitu saja, *karena Allah menciptakan desain anatomi khusus, yang memungkinkan burung hantu memutar kepalanya hingga 270 derajat putaran.*_

_Tidak hanya itu, burung hantu juga dilengkapi dengan tiga lapis kelopak mata. *Satu untuk tidur, satu untuk berkedip, dan satu lagi untuk membersihkan matanya.*_

_Jadi meski burung hantu memiliki satu kesulitan, bersamanya Allah sertai dua kemudahan. *Yaitu kemampuan memutar kepala, dan kelopak mata yang berlapis-lapis.*_

_Hewan malam lainnya yang juga terlahir membawa kesulitan adalah *kelelawar*. Karena mereka lahir dalam *keadaan memiliki kaki yang kecil dan rapuh*. Begitu lemahnya, *hingga kaki kelelawar tak bisa menopang tubuhnya sendiri untuk berdiri.*_

_Lagi-lagi kita melihat kebijaksanaan Allah pada mamalia kecil ini. *Kepada kelelawar diberikan otot khusus pada kaki sehingga ia bisa nyaman bergelantungan dalam keadaan terbalik*_.

_Kekuatan sayap kelelawar pun tercipta dengan sangat unik, *sehingga dari posisi terbalik ia bisa terbang begitu mudahnya dengan cara menjatuhkan diri dari atas ketinggian.*_

_Maka meski kelelawar memiliki satu kesulitan, bersamanya Allah sertai dua kemudahan. *Yaitu kemampuan bergelantung terbalik, dan sayap uniknya yang sanggup terbang dengan gerakan khas.*_

_Benarlah kiranya kedua ayat dalam *surat Al-Insyirah ini*_,

_Allah SWT berfirman_ :

_*”Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,”*_
_(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 5)_

_Allah SWT berfirman_:

_*”sesungguhnya bersama kesulitan ( yang sama ) ada kemudahan ( Yang lain lagi ).”*_
_(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 6)_

_Para ulama bahasa Arab mengupas rahasia bahwa kata *”al-‘usri”* menggunakan redaksi *alif lam*, berarti kesulitan yang dimaksud dalam *kedua ayat tersebut adalah satu kesulitan yang sama*_

_Sedangkan kata *”yusron”* sebaliknya tanpa imbuhan *alim lam* untuk menunjukkan bahwa kemudahan dalam ayat berikutnya adalah *berbeda dengan kemudahan yang dimaksud pada ayat sebelumnya.*_

_Maka sesungguhnya, *satu kesulitan akan disertai dengan dua kemudahan! Maha Benar Allah atas segala firman-Nya*_.

_Jika kepada mahluk-mahluk mungil saja Allah memberikan dua kemudahan pada setiap kesulitan mereka, *maka kita sebagai manusia lebih pantas lagi untuk yakin bahwa Allah juga akan menyertai setiap masalah kita dengan dua kemudahan ( solusi )*_

_*Sungguh Allah Maha Luas Rahmat-Nya.*_

Share this: