Share this:

 

KISAH SIOMAY MANG DEDE
By Panglima JUARA

*Kembalikan suamiku yang dulu tetapi habiskan dulu hartanya*.

Tutur tegas dari seorang pria didepan saya di pagi ini di bilangan Kemang Pratama Bekasi. Seorang lelaki berperawakan sedang, tidak tinggi juga tidak gemuk tetapi gurat wajahnya menggambarkan keteguhan dan perjalanan hidup yang penuh lika liku…Itu doa istri saya 18 tahun yang lalu, seorang istri yang telah mendampingi saya ketika saya memulai hidup bersamanya, kemudian kaya karena barang haram. Dan ketika kami kaya tetapi dari jalan yang tidak halal…Istri saya memanjatkan doa itu…

Duarrrr…..ternyata dikabulkan oleh Allah…saya dimiskinkan melalui cara yang hina, menjadi seorang yg dibina pemerintah dan menyandang status sebagai narapidana hampir selama 3.5tahun. Habislah semua harta benda saya… dan miskin beneran sesuai doa istri saya.Tetapi istri saya tetap setia dan terus mendampingi saya sampai saya keluar dari pembinaan.

Kemudian saya dan istri memutuskan untuk hijrah..dari Bandung ke Jakarta…dan menjauhi masa kelam saya…ingin berusaha dengan cara yang halal…dan berkah. Tahun hijrah saya 2003 dan saya terdampar di planet bekasi disekitaran Kemang Pratama, memulai usaha dengan keterampilan saya sebagai pembuat siomay. Mulailah saya berdagang di teras Indomaret berjualan siomay dengan rombong bekas,bermodalkan Rp 500.000, -.

Di tempat kami berbincang pagi inilah perjalanan Mang Dede dimulai…15 tahun lalu. Dari berjualan siomay di gerobakan sampai akhirnya sekarang sudah bisa masuk ke ruko dengam beberapa cabang disekitaran Bekasi. Ya disamping teras Indomaret Kemang Pratama, menjadi jalan Mang Dede menjadi sukses.

Salah satu yang menjadi turning desirenya adalah ketika suatu saat istrinya menengok di lokasi binaan, Mang Dede melihat ujung jari istrinya luka luka. Dan menanyakannya, dijawablah oleh istrinya kalau sekarang dia harus bekerja menghidupi anak anak dengan bayaran 35.000/hari. Jawaban dari istrinya membuatnya menangis dan bertekad, *Ketika saya keluar nanti, saya berjanji akan selalu membahagiakanmu istriku*.

Dan ternyata tekad yang kuat dengan ikhtiar yang luar biasa dibantu dengan doa doa dari istri dan anak anaknya menjadikan SIOMAY MANG DEDE bisa maju dan bertahan bahkan punya banyak cabang seperti sekarang. Semangat juara yang dimiliki Mang Dede membuat perjalanan hidupnya terasa lebin ringan dan enjoy.

Dalam salah satu kelakarnya, 19 tahun lalu saya masuk TV dan 2016 kemarin saya juga masuk tv tapi dengan acara yang berbeda. Awalnya salah masuk program PATROLI dengan tangan terborgol, kemarin saya masuk program Kuliner hebat tentang kelezatan siomaynya. Tertawalah kami berdua terbahak bahak.

Siomay Mang Dede sudah ada 3 cabang di daerah Cikarang, dan saya pun juga memiliki rencana untuk membuat ayam GEPREK JUARA di daerah Cikarang, tentu saja kesempatan kali ini tidak saya sia siakan untuk berguru ke Mang Dede.

*KEKUATAN CINTA SEORANG ISTRILAH YANG MEMBUAT SIOMAY MANG DEDE MENJADI SUKSES*

Semoga beliau berdua menjadi keluarga yang sakinah,mawadah dan warahmah sampai akhir hayatnya.

Salam JUARA…
JUARA…JUARA…JUARA…LIAR BIASA!!!
Panglima JUARA

Catatan :
1. Kisah ini sudah mendapat persetujuan Mang Dede untuk diceritakan kembali.
2. Dibalik lelaki yg sukses selalu ada wanita hebat di belakangnya

Share this: