Share this:

Jaman sekarang ada 1 kata yang sering disebut dan sering menjadi sebuah acuan, bahkan sampai ada yang mengatakan kalau tidak bisa menjalankan 1 kata ini sama artinya lahir di jalan yang gak tepat..Apa hayuk 1 kata itu??

.
KOLABORASI, bener sekali sahabat JUARA….

Apasih yang dimaksud dengan kolaborasi?? Kolaborasi adalah bentuk kerjasama, interaksi, kompromi beberapa elemen yang terkait baik individu, lembaga dan atau pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaat.

Image ini adalah sebuah gambaran riil dari sebuah KOLABORASI, tentunya tidak mudah untuk menyatukan banyak pihak agar manfaatnya enjadi positif.

Menurut keilmuan ada 3 jenis Kolaborasi, apakah itu ?

1. Kolaborasi Primer
Disini grup dan individu sungguh-sungguh dilebur menjadi satu. Grup berisi seluruh kehidupan daripada individu, dan masing-masing saling mengejar untuk masing-masing pekerjaan, demi kepentingan seluruh anggota dalam grup itu. Contohnya adalah kehidupan rutin sehari-hari
dalam bicara, kehidupan keluarga pada masyarakat primitif dan lainlainnya.Di dalam kelompok-kelompok kecil seperti keluarga dan komunitaskomunitas tradisional proses sosial yang namanya kooperasi ini cenderung
bersifat spontan. Inilah kooperasi terbentuk secara wajar di dalam kelompok-kelompok yang disebut kelompok primer. Di dalam kelompokkelompok ini individu-individu cenderung membaurkan diri dengan sesamanya di dalam kelompok, dan masing-masing berusaha menjadi bagian dari kelompoknya. Di dalam kelompok-kelompok primer yang kecil dan bersifat tatap muka ini, orang perorangan cenderung lebih senang bekerja dalam tim selaku anggota tim dari pada bekerja sebagai perorangan.

2. Kolaborasi Sekunder
Apabila kolaborasi primer karakteristik dan masyarakat primitif, maka kolaborasi sekunder adalah khas pada masyarakat modern. Kolaborasi sekunder ini sangat diformalisir dan spesialisir, dan masing-masing
individu hanya membanktikan sebagian dari pada hidupnya kepada grup yang dipersatukan dengan itu. Sikap orang-orang di sisni lebih individualistis dan mengadakan perhitungan-perhitungan. Contohnya adalah kolaborasi dalam kantor-kantor dagang, pabrik-pabrik,
pemerintahan dan sebagainya.

3. Kolaborasi Tertier
Dalam hal ini yang menjadi dasar kolaborasi yaitu konflik yang laten. Sikap-sikap dari pihak –pihak yang kolaborasi adalah murni oportunis.
Organisasi mereka sangat longgar dan gampang pecah. Bila alat bersama itu tidak lagi membantu masing-masing pihak dalam mencapai tujuannya.contohnya dalah hubungan buruh dengan pimpinan perusahaan, hubungan dua partai dalam usaha melawan partai ketiga.

Nah, kita jadi tahu kalau kolaborasi berdasarkan keilmuan untuk yang kita lakukan di JUARA ini adalah masuk dalam definisi Kolaborasi Sekunder, tetapi bagaimana caranya agar bisa naik kelas menjadi Kolaborasi Primer dan malah jangan sampai turun kelas menjadi Kolaborasi Tersier.

Tentunya akan ada harga yang dibayar untuk KOLABORASI menjadi mendatangkan manfaat positif buat semua elemen yang melakukan kolaborasi baik Primer, Sekunder maupun tersier yaitu KOORDINASI dan KOMUNIKASI. Ini yang kami lakukan di ayam GEPREK JUARA.

Share this: