Share this:

Gemericik ari kolam dan hembusan angin sepoi sepoi menyapu teras tempat kita ngariung, ada Suhu Kuwat owner puluhan resto Mayasi, suhu Hendro owner puluhan resto Steak Roso ditemani dengan Mas Bambang, Mas Rendra, Mas Mahmud, Mas Fandy dan tentunya saya Panglima JUARA. 
Saya akui angin bojongsoang bandung yang menerpa wajah saya dengan lembut begitu dingin dan segar.

Suhu Hendro ini hampir puluhan tahun sebagai karyawan di sebuah perusahaan fried chicken yang punya banyak cabang di seluruh Indonesia. Suhu Kuwat dulu sempat mengabdi di perusahaan fast food Jepang dan akhirnya memiliki jaringan usaha ichi bento dan mayasi group termasuk brand brand kuliner lainnya.

Saya mengenal beliau berdua di APKULINDO, Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia, ilmu ilmu kuliner yang beliau sharing tentu saja sangat menginspirasi dan perlu di praktekkan. Karena keluar dari kawah praktisi bukan hanya cerita…mereka adalah pelaku..pernah jatuh bangun….tetapi tetap ketawa dan ceria… bahkan terus jalan jalan… terakhir ketemu pas opening ayam GEPREK JUARA di Medan. Saya pribadi tak sungkan menyebutnya guru..suhu..habis kalau saya ada kesulitan kuliner atau perlu pertimbangan..mereka berdua gak segan segan kasih ilmu. Bahkan saya repotin pakai wa juga bersedia jawab…luar biasa semangat sharingnya…Malam ini kita bertemu n ngobrol ngalor ngidul…salah satu topiknya adalah *Punya satu cabang atau banyak cabang resto mana yang lebih baik???*….yuk kita tunggu ceritanya ..kita mulai dari kisah nyata…

Beliau berdua punya sahabat yang sudah puluhan tahun jualan bubur dengan omzet yang fantastis..seharga motor nmax tiap hari salesnya. Namanya saya samarkan ya, mr Juara… nah setiap kali ketemu mereka sering diskusi..ber 2 punya banyak cabang..mr juara hanya punya satu cabang resto.

Dialog demi dialog sering mereka bertiga diskusikan…
Eh…Juara..kenapa kamu gak buka cabang? …katanya…saya gak bisa management..jadi gak berani buka cabang… lah..kamu sekarang punya anak buah 30 kan berarti punya management.. piye sih kamu itu…akhirnya sampai tahun depan masih belum buka cabang si juara.

Tahun berikutnya ketika ketemu di tanya lagi…kamu gak mau buka cabang Juara? Masak cuma satu outlet aja… walah..
Satu outlet aja masih sering kecolongan..yang anak buah kabur bawa uang..yang harga beli di mark up..apalagi masalah lain lain yang bikin pusing..
Lah..juara kalau sekaranf u punya 1 outlet dapat laba 100jt..kalau 2 outlet dapat laba 150jt kamu pilih mana?… ah..aku pilih 100jt aja…dan tetaplah si juara tidak buka cabang…

Tahun depannya mereka ketemu lagi dan diskusi ngobrol panjang lebar…eh kamu masih lom buka cabang ya..cabang aku udah puluhan lho…masak kamu masih nongkrong aja disini…duduk kayak level manager aja..kamu owner lho… sebentar lah kang…aku masih seneng disini…duduk..ada pelanggan aku sapa..trs aku teriak…ada peserta..ntr anak buah aku datang melayani tapi..
Wez wes…awakmu iki diajak maju koq sudah… sampai suatu hari…datang zuatu kejadian yang merubah mindset si juara…apakah itu??? Hayooo tebak….

Dulu si juara gak bisa kemana mana karena gak cukup uangnya…eh punya 1 outlet..cukup uang juga gak bisa kemana mana..bahkan kota surabaya aja lom pernah injak kaki…

Nah sekarang uang banyak juga gak bisa kemana mana
Karena *terikat* 1 outlet/ cabang

Bila bisa buka cabang ke 2, ke 3, ke 4, ke 5 dan seterusnya kan bisa kesempatan meninggalkan 
Kalau terus menerus di 1 lokasi nantinya cabang 2, 3, 4, 5 kan iri minta ditongkronging juga

Pada akhirnya semua bisa ditinggalkan dan jalan jalan…

Orang perlu *turning desire* dan inilah turning desire dia… tram tram dum dum dum

Konon..suatu hari…bapak anak buah kesayangannya yang asli garut sedang sakit.Dan anak buahnya ini 5 hari gak masuk kerja.Karena anak buah kesayangan..meluncurlah dia dari bandung ke garut

Sama sopirnya…dia naik mobil ke garut… luar biasa…masuk ke desa desa… dan turunlah dia ke rumah anak buahnya
Namanya anak buah..pastinya dikunjungi bosnya seneng banget…luar biasa gembira hatinya.

Si juara ini jarang bawa dompet dan bawa uang selalu secukupnya
Di rumah yang beralaskan tanah..di bawah pohon bambu.Si juara masuk sambil merundukkan kepala…karena pendeknya pintu

Rumah yanng terdiri dari 2 kamar..ada bapaknya yg tergolek sakit
.Setelah mendoakan bapaknya agar lekas sembuh.Duduklah mereka ditemani ama ibunya si karyawan
Disuguhi makanan ala kadarnya
Nasi dan lauk sederhana
Karena saat jam makan…dipersilahkab makanlah dia di situ

Untuk menghormatin tuan rumah
.akhirnya dia makan

Di saat makan…matanya tak sengaja melirik ke sebuah kamar yang dihuni oleh adik adik karyawannya
Dia melihat 2 anak kecil yang menatap syahdu ke makanan yang dia santap

Seakan berkata…tolong jangan habiskan
Kami ingin juga menikmatinya..karena kami lapar

Tetapi…semua sudah terlanjur hanis..m
Tak lama kemudian si juara berpamitan…

Dan ketika keluar rumah..dia mendengar 2 anak kecil itu berlarian ke ruang tamu menuju makanan yang dia baru ssantap… dan terdengar rasa sedih dari suara mereka berdua… *yah….habis….*

Saat itu si juara tak terasa menengok kebelakang…dan langsung merah padam mukanya

Di warung aku..makanan banyak dibuangin…disini ditungguin…

Hatinya ingin meninggalkan uang lebih ke ibu karyawannya…dasar juara..dia gak bawa uang cash

Semakin remuk redamlah hatinya
Setelah kejadian itu..dia tidak bisa tidur
Pikirannya selalu dihantui suara adik adik karyawannya

Akhirnya di suruh jemput ibu karyawannya agar datang ke Bandung…
Dan kemudian dia kasih uang…yg nilainya lumayan besar

Tetapi…. *itu tidak bisa menghilangkan sakit di hatinya*

*Tapi tetap tidak bisa membeli rasa sakit hati saat melihat moment dirumah karyawannya*

Selama berminggu minggu si juara mencari makna….teringat ama 2 sahabatnya yg selalu menanyakan kapan buka cabang…. ternyata ini to..makna buka cabang… *menjadi manfaat bagi orang lain…*

Kesempatan lain
Jika 1 cabang ada 30 karyawan tentu yang akan mendoakan kesehatan, keselamatan, rejeki dan kebaikan oleh 30 orang dan keluarganya…

Nah bagimana kalau punya 5, 6, 10 cabang

Yang mendoakan lebih banyak lagi

Tapi tetap belum berani buka cabang 😀

Sampai akhirnya dia putuskan malam malam datang ke rumah Pak Hendro

Si juara jam 21.00 telpon pak hendro… mas hendro..aku zudah di depan pagar rumah sampean…sampean mesti *tanggung jawab*… saya ingin buka cabang…

Sampean harus ngajarin saya buka cabang….
Selama ini zampean selalu nanyain saya harus buka cabang…harus buka cabang….

Malam itu mereka diskusi gimana buka cabang menurut pengalaman pak hendro…termasuk si juara minta diajarin bikin fried chicken karena dia merasa bahwa buburnya harus ada pendamping

Alhamdulillah kemudian dia dapat tempat di sebuah pom bensin
Eh…ternayata jualan buburnya ramai…dan akhirnya sama pemilik pom bensin dia dikasih lokasi sampai 27 outlet.

Jadilah si juara punya banyak cabang…
Dan suatu saat telpon pak hendro..jam 6 pagi
Mas hendro..coba tebak saya ada dimana?

Mana saya tahu bro….tapinkoq kamu seneng banget…
Mas hendro…aku sekarang ada di Eropa..aku lagi jalan jalan ama istri

Masya Allah..aku aja lom pernah jalan ke eropa..lha koq dia udah jalan
Itulah kekuatan *TURNING DESIRE*… bisa spiritual..keuangan…sosial…dll

Apakah kita memilikinya????

Share this: