Share this:

Bisnis = Berkompetisi = Banyak saingan. 
Suka atau tidak suka, seneng tidak seneng, diundang tidak diundang semua wajib berkompetisi menuju goalnya masing masing.
Maka untuk Sukses, Kita harus Punya Daya Saing.

Cara Paling Cepat dan Efektif adalah:
Mengupgrade Kapasitas Kepantasan Diri Pemilik Usaha dengan Belajar menjadi Leader yang Efektif dan Efisien.

Masuk ke dunia bisnis harus siap menghadapi yang namanya kompetisi, apalagi usaha kuliner yang dikenal dengan entry barrier yang sangat rendah. Setiap kali ada usaha kuliner yang baru hadir dan kemudian masyarakat menyambutnya dengan suka cita, maka dalam hitungan minggu sudah akan datang kompetitor membersamai usaha kita.

Tentunya Competition Arena ini tidak bisa kita hindari, harus kita hadapi, cara atasi ya ningkatin Competition Power dengan skill up semua faktor karyawan skill, leadership skill, process skill maupun Sales Marketing skill. Dengan 5 pilars concept yang kita define akan menjadi pondasi utama :
1. Produk
2. Proses
3. Organisasi
4. Kepemimpinan
5. Komitmen

Tidak cukup dengan 5 Pilars Concept tetapi juga perlu dilevel up, dipantau dan dilanjutkan audit sales marketing, semua deh pokoknya sampei logistik, delivery, customer satisfaction, customer complaint handle dll dalam rangka meningkatkan kepantasan diri organisasi bisnis yang kita jalani untuk lebih berkompeten sehingga semakin pantas menerima rejeki dari Allah SWT.

Termasuk juga audit kepuasan karyawan, namanya employee satisfaction menuju Great Company yang memiliki konsep trust happy dan proud great company ini konsep perusahaan dunia, yang mana karyawan sudah dijadikan aset.
Sehingga salah satu strateginya harus dibangun sistem training di semua area. Jika kita ayam GEPREK JUARA ingin menang dari kompetisi yang ada maka kemampuan Supervisor AGJ saya harus diatas para supervisor kompetitor.. kemampuan karyawan kita harus diatas mereka ..caranya bagaimana???..semua leader harus jadi expert dan kita harus edukasi semua karyawan di outlet setiap hari..untuk menjadikan mereka sebagai ujung tombak AGJ yang bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan.

Untuk itu sebagai leader bisnis AGJ, perlu kita semua membuat action plan tahunan, membuat Big Picture outlet AGJ kita semua..Dan tentunya PT AGJ sebagai head quarter juga perlu membuat yang namanya Head Quarter Policy dan lakukan konsep One Direction semua cabang harus sejalan dengan PT. AGJ sebagai brand owner dan pimpinan pusat AGJ. Big Picture atau disebut master plan perusahaanmeliputi visi misi tahunan, jangka menengah , dan jangka panjang.

Memang to be One Direction butuh upaya keras dengan training.. menjelaskan semua secara detail ditingkat Pengelola Lokal, SPV, Suplier maupun stakeholder yang lain. Kestabilan organisasi kalo sudah sangat berkembang seperti AGJ memang harus segera diutamakan. One Direction dalam apilkasinya pasti tidak mudah..karena Head Quarter para Direksi dan CEO harus bener-bener memahami Big Picturenya Goalnya dan permasalahan semua di pengelola maupun karyawan.

Kerja bagus seorang karyawan tergantung cara handle pemimpinnya..bila ada kesalahan karyawan itu adalah kesalahan pimpinan…inilah salah satu konsep leadership. Jadi dalam istilah kepemimpinan kesalahan terbesar adalah tanggungjawab pimpinan sebagai pembuat kebijaksanaan sehingga pimpinan harus memiliki berbagai macam pengetahuan baik tentang bahan, manusia, logistik konsumen dll. Salah satu konsepnya adalah pemimpin itu gak perlu ahli… Yang penting memiliki pengetahuan tentang banyak hal…

Jadi, sebelum kita sebagai pengusaha menerima lebih banyak pemberian dari Allah sebagai rejeki kita, yang perlu kita lakukan adalah meluaskan kepantasan diri kita dengan salah satunya upgrade leadership kita. Karena sukses makanya adalah bertemunya kepantasan diri dengan kesempatan yang jadi pemberian Allah SWT.

Salam JUARA.
Panglima JUARA, Manusia 5 Kuadran

Share this: