Share this:

Ayam Geprek Juara menawarkan Paket Kemitraan Senilai 200-400 juta, dalam waktu 16 Bulan Mitra sudah bisa balik modal asal penjualannya mencapai Rp. 5 Juta Saban Hari.

Euforia ayam geprek belum surut masih mengundang sejumlah pemain baru turut meramaikan bisnis ayam pedas ini. Sensasi renyah ayam goreng tepung berpadu sambal pas menggoyang lidah.

Tak mau melewatkan kesempatan, Agung Prasetyo Utomo (APU-Panglima JUARA) pun menawarkan kemitraan ayam Geprek Juara miliknya. Kini dia sudah 19 mitra yang membuka gerainya di Cakung, Kupang, Bekasi, Semarang, dan Denpasar.


Agung menyajikan 20 menu lauk, seperti ayam geprek, bebek geprek, dan bandeng presto geprek. Harga lauk mulai dari Rp. 3.000 sampai Rp. 24.000 per porsi. Dia mengklaim cita rasa sajiannya pas dengan lidah konsumen sehingga membuat ketagihan.


Ayam geprek Juara Menawarkan kemitraan dengan investasi sekitar 200 juta sampai 400 juta. Konsep Kerjasamanya unik, karena mitra cukup menginvestasikan 80% dari dana kemitraan, “Sisa 20% dari dana kami, agar kami juga merasa ikut bertanggung jawab serta memiliki usaha tersebut,” jelasnya.
Dengan modal tersebut,fasilitas yang diperoleh mitra adalah semua perlengkapan masak dan restoran bahan baku, pelatihan, branding, renovasi, sewa lokasi, selama satu tahun, system dan tambahan lainnya. Untuk Kerjasama ini, mitra tidak perlu repot menjalankan usaha karena Agung menerapkan system full management, dengan bagi hasil 50% : 50% dari laba bersih.

Makan Kenyang Kantong Tenang
Makan Kenyang Kantong Tenang

Biasanya gerai menempati satu unit ruko dua lantai dan butuh 10 karyawan. Mitra wajib membeli bumbu racik dari pusat. Perkiraan modal mitra akan kembali pada bulan ke 16. Dengan Catatan dalam sehari sehari dapat mencapai target penjualan Rp. 5 juta setelah dikurangi biaya belanja bahan baku dan operasional porsi keuntungan bersih didapatkan masih sekitar 20% dari omzet bulanan.

 

Ayam Geprek Mozarella
Ayam Geprek Mozarella

Djoko Kurniawan, konsultan usaha menilai potensi ayam geprek masih bagus. Pasalnya, menu olahan ayam merupakan makanan favorit pasar dalam negeri. Namun, Djoko menilai kemitraan ini cukup mahal bagi sebuah merk baru. Perkiraan omzet juga cukup tinggi. “Sebelum mitra memutuskan untuk bekerja sama harus melihat outlet yang sudah eksis, apakah memang sangat ramai dan bisa mencapai angka penjualan seperti prediksi,” katanya.

Untuk mengundang konsumen baru terus datang, manajemen disarankan dapat menyajikan menu yang beragam, Dengan begitu akan memudahkan jika ingin membuat paket menu. Pemberian kupon makan untuk kunjungan selanjutnya juga sangat baik untuk promosi. Program ajak-ajak teman juga menarik untuk dilakukan.

www.ayamgeprekjuara.com

Share this: