Share this:

Mendulang Sukses dari Bisnis Ayam Geprek Juara

Jakarta, 24 April 2018

Reporter : Dedi Hidayat

Peluang bisnis ayam geprek di Indonesia saat ini masih sangat besar peminatnya. Dimana sensasi pedas yang ditawarkan ayam geprek sendiri telah sukses membuat lidah siapa saja yang mencobanya bergoyang. Hal inilah yang membuat Ayam Geprek Juara hadir di tengah-tengah euforia ayam geprek.

 

Ayam Geprek Juara sendiri sudah berdiri sejak 20 Mei 2017 lalu, bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional. Dimana outlet pertamanya ada di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Agung Prasetyo Utomo (APU), founder Ayam Geprek Juara mengatakan bahwa pertimbangan mendirikan bisnis ayam geprek ini dilandasi dengan semangat kebangkitan kebangsaan/nasionalisme kuliner Indonesia dan pemberdayaan.

“Saya ingin berkarya untuk negeri dengan mengembangkan jaringan rumah makan kerakyatan yang berskala nasional dengan merek dagang asli Indonesia,” ujar pria yang juga disebut sebagai Panglima Juara ini saat dihubungi Franchiseglobal.com melalui sambungan telepon, Selasa (24/4/2018).

Seiring dengan perkembangan bisnis ayam gepreknya yang kian maju, Agung mulai menawarkan peluang bisnis bagi siapa saja yang ingin bermitra dengannya lewat jalur kemitraan ataupun franchise.

“Kami ingin bermitra dengan putra-putri terbaik bangsa Indonesia. Sehingga masyarakat Indonesia sendiri bisa mendapatkan pilihan untuk lebih mencintai produk-produk kuliner bangsanya sendiri,” jelasnya.

Sementara untuk nilai investasinya sendiri, kata APU, calon mitra harus membayar sebesar Rp300 juta sampai Rp400 juta untuk 1 outlet. Dimana fasilitas yang diperoleh mitra adalah semua perlengkapan masak dan restoran, bahan baku, pelatihan, branding, renovasi, sewa lokasi selama satu tahun, sistem, dan tambahan lainnya.

Skema kemitraannya sendiri adalah dengan sistem bagi hasil. Dimana permodalan 80 persen dimiliki oleh mitra, sementara 20 persen lagi kepemilikannya dimiliki Juara Group sebagai pengelola dari Ayam Geprek Juara.Dengan sistem full operate oleh management JUARA.

“Tidak ada franchise fee tapi bagi hasil keuntungan yang diperolah dari prosentase laba bersih bulanan antara investor dengan pengelola yang sudah disepakati,” katanya.

Adapun perkiraan untuk balik modal dari apa yang sudah dikeluarkan oleh para mitra dengan target yang ditetapkan selama 16 bulan.

Sampai saat ini, Ayam Geprek Juara sudah membuka 19 cabang di seluruh Jabodetabek maupun di luar Jabodetabek. Dimana cabang terjauh ada di kota Kupang.

Bagaimana, apa Anda tertarik untuk join dengan Ayam Geprek Juara?

Share this: